Monday , May 20 2024
Ketahui Potensi PGN Saka dalam Upaya Pengelolaan Penurunan Emisi

Ketahui Potensi PGN Saka dalam Upaya Pengelolaan Penurunan Emisi

PGN Saka sebagai bagian penting dari PGN Subholding Gas Pertamina, telah menunjukkan peran kunci dalam menjawab tuntutan akan kemandirian energi Indonesia, sekaligus mengupayakan Pengelolaan Penurunan Emisi gas rumah kaca.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat dan populasi yang besar, Indonesia berada di garis depan tantangan energi, dan inilah panggung utama bagi PGN Saka untuk berkontribusi secara nyata.

Peran PGN Saka dalam Hulu Migas

Pengelolaan Penurunan Emisi Peran PGN Saka dalam Hulu Migas

Sebagai perusahaan hulu migas, PGN Saka mengemban tanggung jawabnya untuk menjaga keberlanjutan dan ramah lingkungan dalam mengeksploitasi sumber daya alam. Keberlanjutan menjadi prioritas utama, mengingat pentingnya kesadaran akan dampak perubahan iklim.

PGN Saka telah mengambil langkah-langkah inovasi nyata, guna memastikan bahwa setiap operasinya mematuhi standar ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Inovasi Ramah Lingkungan PGN Saka

Pentingnya Pengelolaan Penurunan Emisi menjadi fokus utama dalam strategi teknologi PGN Saka. Komitmen untuk mendukung target pengurangan emisi sebesar 30 persen pada tahun 2030, sebagaimana ditetapkan oleh PT Pertamina (Persero), diwujudkan melalui inisiasi program dekarbonisasi. Langkah-langkah konkrit terlihat dalam penggunaan teknologi efisiensi energi, energi terbarukan, dan metode carbon capture serta offset.

Salah satu inisiatif nyata PGN Saka adalah pemasangan panel surya di lepas pantai Sidayu (Blok Pangkah). Panel surya ini, terletak di Well Head Platform C (WHP-C) dan WHP-D, dengan kapasitas mencapai 18,36 kilowatt peak (kWp), bertujuan menyediakan sumber energi mandiri dan bersih bagi operasional proyek tersebut.

Program Dekarbonisasi dan Carbon Offset

PGN Saka juga aktif dalam program dekarbonisasi melalui pendekatan beragam. Penanaman mangrove di sekitar area industri menjadi salah satu strategi yang mereduksi emisi gas rumah kaca hingga 16.417 ton CO2 ekuivalen per tahun.

Pemanfaatan gas buang dari gas turbine generator, yang dipulihkan dengan absorption chiller, tidak hanya mengurangi emisi sebesar 1.687 ton CO2 ekuivalen per tahun, tetapi juga menghemat energi sebesar 34.047 juta standar kaki kubik (MMSCF).

Substitusi gas engine pada flash gas compressor dengan electric driven flash gas compressor juga berhasil mengurangi emisi sebesar 4.143 ton CO2 ekuivalen per tahun, dengan potensi penghematan energi mencapai 41,3 MMSCF.

Peran PGN Saka dalam Mencegah Dampak Perubahan Iklim

Pengelolaan Penurunan Emisi Peran PGN Saka dalam Mencegah Dampak Perubahan Iklim

Sebagai bagian dari sektor migas yang berupaya mengurangi emisi gas rumah kaca di Indonesia, PGN Saka menitikberatkan penggunaan sumber energi terbarukan dan teknologi operasi ramah lingkungan.

Melalui pengimplementasian teknologi ini, PGN Saka mampu membangkitkan energi tanpa menghasilkan emisi gas beracun, berkontribusi langsung pada upaya global dalam mengatasi perubahan iklim.

Tindakan PGN Saka dalam mengurangi emisi tidak hanya memberikan dampak positif pada tingkat nasional, melainkan juga sejalan dengan komitmen internasional yang diwakili oleh perjanjian seperti Paris Agreement.

Upaya ini membantu menjaga ketahanan energi nasional sambil melindungi lingkungan, sekaligus memberikan warisan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Keberlanjutan dalam Setiap Aspek Operasional

Tidak hanya fokus pada inovasi teknologi, PGN Saka juga memastikan keberlanjutan dalam setiap aspek operasionalnya. Program efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan tidak hanya mengurangi jejak karbon, tetapi juga menciptakan efisiensi operasional yang signifikan.

Dalam era di mana keberlanjutan bukan hanya tren, tetapi kebutuhan, PGN Saka menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam memadukan keberlanjutan dan produktivitas.

Tantangan dan Peluang di Masa Depan

Meskipun langkah-langkah PGN Saka menuju penurunan emisi sangat positif, tantangan di masa depan tetap ada. Pengelolaan risiko, peningkatan kapasitas teknis, dan terus berinovasi akan menjadi kunci untuk tetap relevan di tengah dinamika industri energi global.

Namun demikian, setiap tantangan membawa peluang, dan PGN Saka tampaknya siap menghadapi masa depan dengan penuh keyakinan.

Penutup

PGN Saka terus mengukir jejaknya sebagai pionir dalam menggabungkan eksplorasi potensi migas dengan tanggung jawab lingkungan. Melalui inovasi, komitmen, dan upaya berkelanjutan, PGN Saka membuktikan bahwa keberlanjutan dan penurunan emisi dapat menjadi satu kesatuan, menciptakan model bisnis yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.