Inilah 7 Jenis Penyakit Mudah Menular yang Perlu Diwaspadai

Jenis Penyakit Mudah Menular yang Perlu Diwaspadai

Setelah terjadinya pandemi Covid-19 beberapa waktu yang lalu, banyak orang lebih menyadari mengenai berbagai penyakit menular. Pada dasarnya, penyakit yang mudah menular umumnya disebabkan oleh virus.

Dan ternyata terdapat pula beberapa penyakit mudah menular lainnya, yang selama ini mungkin tidak Anda sadari keberadaannya.

Beragam Penyakit yang Mudah Menular

Berikut ini adalah beberapa jenis penyakit mudah menular yang perlu Anda waspadai.

1. Influenza

Penyalit menular pertama yang sangat sering dijumpai adalah influenza. Influenza atau pilek adalah infeksi virus yang menyebabkan peradangan pada saluran pernapasan. Influenza sangat mudah menular karena penderitanya menghasilkan ingus, bersin dan batuk.

Tidak hanya penularan lewat udara, tangan dan juga tissue yag digunakan sebagai lap juga bisa menjadi media penularan. Itulah mengapa influenza sangat mudah menular.

2. Cacar Air

Penyakit menular kedua yang umum terjadi adalah cacar air. Cacar air merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus varicella zoster (VZV). Ditandai dengan terjadinya demam, kemudian muncul ruam atau bintik merah berisi cairan pada seluruh tubuh.

Penyakit ini menular dengan terjadinya kontak langsng dengan penderita. Selain terkea cairan dari ruam yang muncul, bisa juga menular dari batuk penderita.

 3. Tuberkulosis (TBC)

Tuberkulosis atau lebih dikenal dengan TBC adalah penyakit infeksi saluran pernafasan. Sedikit berbeda dengan yang lain TBC disebabkan karena infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis.

TBC memiliki gejala batuk berdahak dalam waktu yang cukup lama. Ciri khas yang lain Adalah kehilangan berat badan, kehilangan nafsu makan dan sering berkeringat pada malam hari. Penyakit ini dapat menular dengan cepat melalui udara. Apalagi jika penderita TBC ketika bersin tidak ditutup dengan benar atau hanya ditutup dengan tangan.

4. Diare

Di Indonesia, diare seringkali dianggap penyakit sepele. Padahal diare merupaka penyakit yang bisa saja menimbulkan kematian, terutama bagi anak-anak. Diare dapat disebabkan karena virus, bakteri ataupun parasit.

Adapun diare itu sendiri kerap kali ditandai dengan buang air besar terlalu sering, kotoran berbentuk cairan dan disertai dengan sakit perut. Diare dapat dengan mudah menular jika menggunakan kamar mandi yang sama.

5. Demam Berdarah Dengue (DBD)

Demam Berdarah Dengue atau DBD merupakan penyakit menular yang seringkali menjadi wabah musiman di Indonesia. Penyakit ini juga sering menyebabkan kematian terutama pada anak-anak.

Perlu diketahui, DBD disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti. DBD ditandai dengan munculnya beberapa gejala seperti demam tinggi, sakit pada persendian, muncul bintik merah di kulit, trombosit turun drastis.

6. Pneumonia

Pneumonia juga merupakan penyakit menular yang menyerang pernafasan. Pneumonia lebih sering menyerang anak-naka, penyakit ini merupakan peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi.

Gejala awal penyakit ini mirip dengan influenza, yaitu flu dan batuk. Penakit ini bisa menimbulkan gejala yang lebih berat seperti sesak nafas.

7. Campak

Campak merupakan penyakit menular pada bayi dan anak-anak yang disebabkan karena virus yang termasuk dalam golongan paramyxovirus. Pada umumnya campak ditandai dengan munculnya ruam kemerahan di seluruh tubuh.

Sebelum ruam ini muncul, biasanya anak akan mengalami demam bahkan batuk dan juga pilek. Penularan bisa terjadi karena percikan liur ketika batuk atau bersin.

Dengan banyaknya penyakit menular disekitar kita, tentunya akan lebih baik jika kita melakukan pencegahan. Adapun upaya pencegahan penyakit menular yang paling utama adalah dengan menjaga kebersihan.

Pertama adalah kebersihan diri, mandi dengan teratur, membersihkan diri dengan benar dan dengan sabun ketika selesai buang air, rajin mencuci tangan setelah bepergian dan juga sebelum makan atau menyentuh anak-anak. Tidak lupa juga untuk menjaga kebersihan rumah, membersihkan genangan air dan juga sampah di sekitar rumah kita.